Lantik 11 Pejabat, Wali Kota Ternate: Program Boleh Sedikit, Hasil Harus Nyata
Senjakota- Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
Dalam pelantikan tersebut, Tauhid mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mampu bekerja efektif, berinovasi, dan memastikan program pemerintah berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu didasarkan pada Keputusan Wali Kota Ternate Nomor 821.2/Kep/2773/2026.
Dalam sambutannya, Tauhid mengatakan pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penataan dan penguatan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh pejabat yang dilantik, kata dia, telah melalui tahapan seleksi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan.
Proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, kompetitif, dan berbasis sistem merit. Penetapan pejabat juga mengacu pada rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pertimbangan Teknis (Pertek) pada aplikasi Integrated Mutasi (I-Mut).
“Jabatan yang saudara emban hari ini harus dipahami sebagai hasil dari proses seleksi yang menuntut kualitas, bukan sebagai hadiah, bukan pula sekadar penghargaan atas masa kerja,” kata Tauhid.
Ia menegaskan, jabatan yang diberikan kepada para pejabat baru harus diikuti tanggung jawab terhadap masyarakat dan negara.
Tauhid juga mengingatkan bahwa para pejabat tersebut mulai menjalankan tugas di tengah kondisi yang tidak mudah. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan yang harus direspons dengan pengelolaan program secara cermat.
Ia meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mengurangi kegiatan yang tidak esensial dan memprioritaskan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Programnya boleh lebih sedikit, tetapi hasilnya harus lebih nyata,” ujarnya.
Selain persoalan anggaran, Tauhid menyoroti ancaman perubahan iklim dan musim kemarau panjang yang berpotensi berdampak terhadap Kota Ternate sebagai wilayah kepulauan.
Ia meminta OPD terkait memperkuat koordinasi dan mengambil langkah pencegahan serta mitigasi. Para pejabat juga diminta tidak hanya menunggu laporan administratif, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memetakan persoalan.
Tantangan lainnya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik di era digital. Tauhid menilai masyarakat kini membutuhkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Karena itu, ia meminta para pejabat memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pelayanan tanpa mengabaikan pendekatan humanis, terutama bagi masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, dan kelompok yang memiliki keterbatasan akses teknologi.
“Saya berpesan kepada saudara sekalian, bekerjalah dengan integritas, berinovasi di tengah keterbatasan, karena keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, tetapi pemicu untuk mencari inovasi baru serta berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai tantangan ke depan,” katanya.
Adapun 11 pejabat yang dilantik yakni Imran Ali Baasalem sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik; Tonny S. Pontoh sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); Ridwan Ali sebagai Kepala Dinas Pendidikan; dan Surahman sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.
Selanjutnya, Amiruddin Abd. Hamid menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD); Fahruddin sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah; Hartati Umaternate sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); serta Naim Syafar sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.
Sementara itu, M. Faizal Baddarudin dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan; H. Chaerul Saleh Arief sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM; serta Musli Mohamad sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate.
Tauhid berharap seluruh ASN dapat bekerja sebagai satu tim dengan mengedepankan nilai Marimoi Ngone Futuru atau bersatu kita teguh dalam membangun Kota Ternate.
Ia menekankan pentingnya integritas, kerja sama, dan inovasi agar pemerintah daerah tetap mampu menjalankan program pembangunan di tengah keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan.
Melalui penguatan jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut, Tauhid berharap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Ternate semakin efektif dalam mewujudkan daerah yang mandiri dan berkeadilan.







Tinggalkan Balasan