Pemkot Ternate Tambah 100 Armada Sampah Jelang Sigofi Gam dan Ramadan
Senjakota- Pemerintah Kota Ternate menyiapkan 100 unit armada Viar untuk memperkuat pengangkutan sampah menjelang pelaksanaan Sigofi Gam dan bulan suci Ramadan 2026.
Sebanyak 50 unit telah disediakan pada tahap awal, sementara 50 unit lainnya akan ditambahkan melalui APBD berikutnya. Dengan skema itu, setiap petugas diharapkan dapat mengoperasikan satu armada guna mempercepat distribusi dan pengangkutan sampah di lapangan.
Kebijakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Rabu Menyapa yang digelar di kawasan Benteng Oranje, tepatnya di depan Museum Rempah, Rabu, 11 Februari 2026.
Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Ternate Tauhid Soleman, Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly, para camat, lurah, serta Satgas Sampah dan petugas armada roda tiga.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan kesiapsiagaan Satgas Kebersihan menjadi prioritas utama, terutama menghadapi potensi lonjakan volume sampah saat Ramadan.
“Kegiatan Sigofi Gam dan jelang Ramadan membutuhkan kesiapan penuh dari seluruh Satgas. Kita ingin memastikan pengangkutan sampah berjalan optimal,” ujar Rizal.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petugas, termasuk pemberian upah dan jaminan BPJS Kesehatan serta Ketenagakerjaan. Selain itu, dinas teknis dan kecamatan diminta responsif terhadap persoalan yang dihadapi petugas di lapangan.
Sementara itu, Wali Kota Ternate Tauhid Soleman menyebut gerakan bersih-bersih merupakan bagian dari instruksi nasional yang wajib dilaksanakan seluruh daerah, terutama di kawasan wisata dan fasilitas publik.
“Semua harus bersih dari sampah,” kata Tauhid.
Ia memastikan Sigofi Gam akan dilaksanakan secara rutin sebagai gerakan kolektif bersama masyarakat, dengan Satgas Kebersihan sebagai mitra utama di setiap kelurahan.
Menurut Tauhid, Ramadan kerap diikuti peningkatan produksi sampah akibat naiknya aktivitas warga. Karena itu, pengendalian dan pengangkutan sampah harus diperkuat.
Di sisi lain, ia menilai kebersihan kota menjadi faktor penting dalam menjaga citra Ternate, terlebih tahun ini daerah tersebut menjadi bagian dari agenda nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).
Kegiatan Rabu Menyapa ditutup dengan dialog antara pimpinan daerah dan petugas kebersihan untuk menyerap aspirasi serta memperkuat koordinasi menjelang Sigofi Gam dan Ramadan.






Tinggalkan Balasan