Piet Hein Babua: PPPK Halut Aman, ASN Diminta Tetap Fokus Layani Warga
Senjakota- Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua memastikan tidak ada kebijakan merumahkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Halmahera Utara, meski kondisi keuangan daerah masih terbatas.
Pernyataan itu disampaikan Piet saat memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Kantor Bupati Halmahera Utara, Senin, 13 Juli 2026.
“Halmahera Utara tidak akan merumahkan PPPK. Sedangkan untuk PPPK paruh waktu, kita masih menunggu kebijakan lebih lanjut karena sampai sekarang belum ada skema pembiayaannya,” tegas Piet.
Dalam arahannya, Piet mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyampaikan langsung kondisi fiskal Halmahera Utara ke Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dengan pendampingan Gubernur Maluku Utara.
Ia menyebut, ada tiga isu utama yang menjadi perhatian pemerintah pusat, yakni keterbatasan anggaran untuk PPPK, kemampuan daerah membayar Tunjangan Hari Raya (THR), serta belum adanya mekanisme pembiayaan bagi PPPK paruh waktu.
Meski menghadapi tekanan fiskal, Piet meminta seluruh ASN tetap fokus menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurutnya, pengabdian ASN tidak ditentukan oleh fasilitas yang tersedia, melainkan oleh komitmen dan kesungguhan dalam bekerja.
“Kita diberi kepercayaan oleh masyarakat untuk melayani mereka. Jangan mudah pesimis, tetap bekerja sungguh-sungguh dan percaya bahwa kita bisa membawa daerah ini menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Piet juga mengingatkan pentingnya dukungan ASN terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan digelar dalam beberapa bulan ke depan.
Ia meminta Sekretaris Daerah untuk mengoordinasikan para camat agar mengingatkan kepala desa berperan aktif dalam proses pendataan.
Menurut Piet, hasil sensus akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan dan penyaluran berbagai program bantuan, seperti BPJS Kesehatan, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga bantuan perumahan.
“Kalau ada masyarakat yang tidak terdata, mereka berpotensi tidak menerima bantuan. Karena itu semua pihak harus mendukung,” katanya.
Di akhir arahannya, Piet juga mengimbau ASN agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
Ia meminta seluruh aparatur tetap fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jangan mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar. Fokus bekerja dan mari kita bersama-sama membangun Halmahera Utara,” pungkasnya.
Secara umum, pemerintah daerah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas kepegawaian di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus mendorong ASN tetap produktif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penulis: Risal Sodoki |Editor: Ilham






Tinggalkan Balasan