RTLH Diserahkan, Sekda Ternate Ingatkan Disperkimtan soal Evaluasi Kinerja dan MCSP KPK
Senjakota-Sekretaris Daerah Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly, memimpin apel pagi Program Rabu Menyapa di Kantor Disperkimtan, Rabu, 14 Januari 2026.
Dalam kegiatan itu, ia secara simbolis menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dan paket sembako kepada warga penerima.
Sebanyak 10 unit RTLH dianggarkan pada tahun 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada tiga warga, yakni Ali Umar (Kelurahan Maliaro), Misna Saleh (Kelurahan Rua), dan Masnia Ahmad (Kelurahan Sasa), sebagai perwakilan penerima bantuan.
Namun, penyerahan bantuan tersebut dibarengi dengan penegasan soal kinerja Disperkimtan. Rizal mengingatkan bahwa sektor perumahan, permukiman, dan pertanahan menjadi salah satu area strategis dalam penilaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Pengamanan aset dan penataan kawasan tidak boleh stagnan. Di 2026, progresnya harus terlihat dan terukur,” tegas Rizal.
Ia menekankan, capaian Pemkot Ternate yang berada di peringkat teratas MCSP KPK 2025 harus dijaga dengan kerja nyata OPD, bukan sekadar laporan administratif. Disperkimtan diminta memastikan seluruh aset daerah yang belum bersertifikat segera ditertibkan.
Selain itu, Rizal juga menyoroti penyelesaian kawasan kumuh dan efektivitas program RTLH. Menurutnya, bantuan perumahan harus berdampak langsung pada pengurangan kawasan kumuh di Kota Ternate.
“RTLH bukan hanya soal bangun rumah, tapi menurunkan kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujarnya.
Rizal menegaskan, evaluasi kinerja OPD akan menjadi sorotan pada tahun kedua pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, seiring penyampaian LKPJ kepada DPRD.
Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S. Pontoh, memastikan seluruh 10 unit RTLH tahun anggaran 2025 telah rampung dikerjakan pada Desember 2025 dengan total anggaran Rp240 juta.
___






Tinggalkan Balasan