Vendor Zoom Pro Halut Keluhkan Pembayaran Porprov V Malut, Panitia dan KONI Bungkam?

Peralatan Zoom Pro saat dipakai pada Pembukaan Seremonial Porprov Maluku Utara di Halut. Foto: Istimewa

Senjakota- Salah satu vendor penyedia jasa dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara 2026 di Kabupaten Halmahera Utara, Zoom Pro Tobelo, mengeluhkan pembayaran yang hingga kini belum diselesaikan oleh panitia.

Keluhan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial Facebook oleh perwakilan vendor. Dalam unggahan itu, mereka menyampaikan kekecewaan kepada Panitia Porprov V Maluku Utara dan KONI Halmahera Utara karena belum adanya kepastian terkait pembayaran.

Saat dikonfirmasi, perwakilan Zoom Pro membenarkan isi unggahan tersebut.

“Terkait postingan itu memang betul. Sampai hari ini belum ada kejelasan terkait pembayaran kepada vendor,” ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya bahkan harus membatalkan pekerjaan lain demi memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Porprov di Halmahera Utara.

“Kami sampai membatalkan event di Bacan hanya untuk melayani permintaan panitia Porprov. Panggung dan seluruh peralatan yang kami sediakan juga sesuai dengan permintaan panitia,” katanya.

Menurut dia, sejak awal pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Porprov karena Halmahera Utara dipercaya sebagai tuan rumah. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai waktu pembayaran kepada vendor.

“Ketika kami belum dibayar, siapa yang akan bertanggung jawab? Sampai sekarang tidak ada kejelasan. Seluruh kru kami juga belum menerima hak mereka,” ucapnya.

Ia menduga persoalan tersebut tidak hanya dialami oleh Zoom Pro, tetapi juga sejumlah vendor lain yang terlibat dalam penyelenggaraan Porprov. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari panitia terkait mekanisme maupun jadwal pembayaran.

Dalam unggahannya, vendor juga membandingkan sistem pembayaran yang biasa diterima saat bekerja di luar daerah, di mana umumnya pembayaran uang muka diberikan sebelum acara dan pelunasan dilakukan menjelang pelaksanaan.

“Kalau tahu seperti ini, kami lebih baik mengambil pekerjaan di luar. Biasanya sebelum acara kami sudah menerima uang muka 50 persen, kemudian H-1 pelaksanaan pembayaran sudah dilunasi,” tulisnya.

Perwakilan vendor juga menilai panitia kurang profesional dalam menangani persoalan tersebut.

Sebagai informasi, Porprov V Maluku Utara 2026 digelar di Kabupaten Halmahera Utara dan dibuka pada 9 Juni 2026 di Lapangan Doomu Matau, Tobelo.

Hingga berita ini ditulis, Ketua Panitia Lokal, Yudhihart Noya dan Ketua Panitia Besar Porprov, Makmur Gamgulu belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi. Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe juga masih dalam proses konfirmasi.

 

Penulis: Risal Sodoki  | Editor: Ilham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup