PBHTB Ternate Surplus, Tauhid: Bukti Kepatuhan Masyarakat
Senjakota- Pemerintah Kota Ternate mencatat capaian signifikan pada sektor Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (PBHTB) tahun 2026. Penerimaan pajak ini resmi melampaui target, bahkan menembus angka di atas 100 persen.
Berdasarkan data Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, realisasi penerimaan PBHTB yang awalnya ditargetkan sebesar Rp6,8 miliar kini telah mendekati Rp7 miliar.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib pajak atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
“Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah menunjukkan kesadaran dan ketaatan luar biasa dalam membayar pajak PBHTB. Setiap rupiah yang disetorkan sangat berarti bagi kemajuan Kota Ternate,” ujar Tauhid, Rabu, 22 Juli 2026.
Tak hanya kepada masyarakat, Tauhid juga mengapresiasi kinerja jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya tim BP2RD yang dinilai berhasil mengoptimalkan potensi pendapatan daerah.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kerja keras, inovasi, dan komitmen seluruh pihak dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian ini tidak membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri. Tauhid menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara petugas pajak dan masyarakat, serta mendorong optimalisasi sektor pendapatan lainnya.
Ia berharap, keberhasilan sektor PBHTB ini dapat menjadi pemicu bagi peningkatan penerimaan pajak di sektor lain, sekaligus menjaga tren positif kepatuhan masyarakat.
“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk sektor lainnya, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di Kota Ternate,” tegasnya.
Secara umum, Pemkot Ternate menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah, yang menjadi salah satu pilar utama pembangunan kota.






Tinggalkan Balasan