Tabrakan Dua Motor di Halut, 2 Orang Meninggal dan 2 Luka Berat
Senjakota- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Halmahera, ruas Tobelo–Sofifi, tepatnya di Desa Wateto, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat, 17 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIT.
Insiden tersebut mengakibatkan dua pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua penumpang lainnya mengalami luka berat.
Kasat Lantas Polres Halmahera Utara, IPTU Moch. Thilio Bintang Onasis, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor Honda Beat yang bertabrakan dari arah berlawanan.
“Benar, terjadi kecelakaan antara dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan,” kata Thilio.
Sepeda motor Honda Beat berwarna hitam bernomor polisi DG 6813 QW dikendarai Salsabilah ST. Panduko (20), warga Desa Tagono, Kecamatan Malifut. Ia berboncengan dengan Nadzrina ST. Panduko (19), warga Desa Samsuma, Kecamatan Malifut.
Sementara itu, Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi DG 4338 AN dikendarai Puput Virlina (20), warga Desa Waringin, Kecamatan Kao. Ia membonceng Safitri Yani (22), warga Desa Dehegila, Kabupaten Pulau Morotai.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai Salsabilah melaju dari arah Tobelo menuju Malifut. Setibanya di lokasi, pengendara diduga mengambil jalur kanan untuk menghindari kondisi jalan yang bergelombang.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai Puput menuju Tobelo. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan depan tidak dapat dihindari.
Akibat benturan keras tersebut, Salsabilah ST. Panduko dan Puput Virlina meninggal dunia di tempat. Sementara dua penumpang, Nadzrina ST. Panduko dan Safitri Yani, mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RSUD Tobelo.
Polisi menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 17.40 WIT. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, serta mengatur arus lalu lintas.
Thilio mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di ruas jalan yang bergelombang dan rawan kecelakaan.
“Pengendara diharapkan lebih berhati-hati dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Saat ini, kedua jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Halmahera Utara.
Penulis: Risal Sadoki | Editor: Ilham






Tinggalkan Balasan