Wali Kota Ternate: Literasi Ekologis Penting Cegah Bencana

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman. Foto: Ilham

Senjakota- Peringatan Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 dimanfaatkan sebagai momentum untuk menegaskan urgensi literasi ekologis di tengah meningkatnya ancaman kerusakan lingkungan dan bencana alam di berbagai daerah, termasuk yang terjadi baru-baru ini di Sumatera Utara.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa literasi ekologis memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar kemampuan membaca dan menulis. Hal tersebut disampaikannya saat membuka pagelaran Festival Literasi di Benteng Oranje, Senin, 8 Desember 2025.

“Literasi ekologis menuntut pemahaman yang mendalam tentang hubungan manusia dengan lingkungan serta tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan alam,” ujar Tauhid.

Menurutnya, isu lingkungan sengaja diangkat secara khusus dalam rangkaian peringatan hari jadi sebagai upaya mengedukasi masyarakat agar lebih peduli dan waspada terhadap potensi bencana. Saat ini, kata Tauhid, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Ternate menjadi pelaksana utama kampanye literasi ekologis tersebut.

Namun, ia menekankan bahwa kampanye ini tidak boleh hanya melibatkan satu instansi. Perluasan jangkauan program diharapkan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, serta komunitas lokal dan organisasi perempuan.

“Pelibatan berbagai pihak ini penting agar literasi ekologis tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diterapkan sebagai etika bersama dalam setiap aktivitas masyarakat,” tambahnya.

Tauhid juga berharap kolaborasi lintas sektor dapat membantu mengurai berbagai persoalan lingkungan yang masih dihadapi Kota Ternate.

Selain itu, ia mendorong dunia pendidikan untuk mengambil peran strategis dalam menanamkan literasi ekologis sejak dini. Anak-anak sebagai generasi penerus dinilai perlu dibekali pemahaman yang kuat tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

“Melalui penguatan literasi ekologis yang terstruktur, Pemkot Ternate berharap kesadaran masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga potensi kerusakan alam dan bencana di masa depan dapat diminimalkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup