Lima Klub Dipecat dari Keanggotaan Asprov PSSI Maluku Utara
Senjakota- Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Maluku Utara secara resmi mencabut status keanggotaan lima klub sepak bola dalam Ordinary Congress Tahun 2025. Keputusan tersebut disepakati secara aklamasi oleh seluruh peserta kongres.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Asprov PSSI Maluku Utara, lima klub yang dicoret dari daftar anggota adalah Persitob, Persila, Persi, Persibu, dan Taliabu FC. Pencabutan keanggotaan dilakukan karena klub-klub tersebut dinilai tidak lagi aktif mengikuti agenda resmi PSSI.
Ketua Umum PSSI Maluku Utara, Edi Langkara, menegaskan bahwa PSSI memiliki kewenangan penuh sebagai regulator sepak bola di Provinsi Maluku Utara, termasuk dalam pengusulan maupun pencabutan status keanggotaan.
“Setiap anggota PSSI memiliki hak dan kewajiban yang harus berjalan seimbang. Keaktifan dalam event resmi seperti Piala Suratin, Liga 3, hingga kini Liga 4 menjadi indikator utama,” ujar Edi.
Menurut Edi, ketentuan tersebut telah diatur secara jelas dalam Statuta PSSI dan menjadi catatan penting bagi seluruh anggota agar tetap aktif dan bertanggung jawab secara organisasi.
“Pencabutan hak keanggotaan ini sesuai dengan Surat Keputusan PSSI Maluku Utara dan juga telah disepakati oleh seluruh peserta kongres,” katanya.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Asprov PSSI Maluku Utara untuk menata kembali organisasi dan mendorong klub-klub agar lebih aktif berpartisipasi dalam kompetisi resmi yang digelar PSSI.




Tinggalkan Balasan