Biaya Embarkasi Haji Malut 2026 Ditetapkan, Barikut Besarannya

Ka'bah. Foto: Istimewah

Senjakota- Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Provinsi Maluku Utara menetapkan biaya embarkasi haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp4.092.661 per jamaah.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang digelar di Sekretariat PPIHD Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan.

Rapat dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, serta dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Balai Karantina Kesehatan Kelas I Ternate, para kepala bagian kesejahteraan rakyat se-Maluku Utara, dan perwakilan Kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota.

Kepala Bagian Bina Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Ternate, Muhammad Ichsan, mengatakan total calon jamaah haji Maluku Utara tahun ini mencapai 747 orang yang akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 13 dan Kloter 15.

“Total jamaah Maluku Utara sebanyak 747 orang terbagi dalam dua kloter. Untuk Kota Ternate, Kloter 13 sebanyak 191 orang dan Kloter 15 sebanyak 363 orang,” ujar Ichsan.

Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan telah ditetapkan. Jamaah Kloter 13 akan masuk Asrama Transit Ternate pada 28 April, berangkat ke Makassar sehari setelahnya, dan melanjutkan penerbangan ke Madinah pada 30 April 2026 pukul 19.50 WITA.

Sementara itu, Kloter 15 dijadwalkan masuk asrama pada 29 April, berangkat ke Makassar pada 30 April 2026, dan bertolak ke Madinah pada 2 Mei 2026 pukul 05.55 WITA.

Ichsan menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate untuk memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan lancar, mulai dari proses di daerah hingga embarkasi di Makassar.

Berdasarkan data PPIHD, Kota Ternate menjadi daerah dengan jumlah jamaah terbanyak yakni 556 orang. Disusul Kota Tidore Kepulauan 105 orang, Halmahera Barat 19 orang, Halmahera Utara 17 orang, Kepulauan Sula 16 orang, Halmahera Tengah 12 orang, Halmahera Timur 9 orang, Pulau Morotai 6 orang, Halmahera Selatan 2 orang, dan Pulau Taliabu 1 orang.

Rapat tersebut juga membahas aspek pembiayaan dan teknis operasional penyelenggaraan haji, mulai dari tahapan keberangkatan di daerah, proses di Asrama Transit Ternate, hingga kepulangan melalui Embarkasi UPG Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup