Kecamatan Moti Matangkan Persiapan Musrenbang Tingkat Kecamatan
Senjakota- Pemerintah Kecamatan Moti, Kota Ternate mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat teknis yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Moti, Senin, 26 Januari 2026.
Rapat dipimpin langsung Camat Moti, Ahmad Yasin dan dihadiri Sekretaris Kecamatan Zainudin Nasir, para kepala seksi Kantor Camat, lurah se-Kecamatan Pulau Moti, perwakilan pemuda dan perempuan, serta unsur teknis terkait.
Rapat teknis ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas perangkat kecamatan guna memastikan kelancaran pelaksanaan Musrenbang.
Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari kesiapan panitia dalam memberikan pelayanan kepada peserta, pendampingan program, hingga mekanisme penyerapan aspirasi pembangunan dari tingkat kelurahan.
Dalam arahannya, Camat Moti Ahmad Yasin menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat kecamatan dalam pelaksanaan Musrenbang.
Menurutnya, Musrenbang tidak hanya menjadi forum perencanaan pembangunan, tetapi juga sarana mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Seluruh panitia dan perangkat kecamatan harus memastikan kesiapan teknis serta pelayanan di lapangan, sehingga Musrenbang benar-benar menjadi ruang yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Moti, Zainudin Nasir menyampaikan, jika seluruh aspek teknis, termasuk waktu dan tempat pelaksanaan, telah dipersiapkan secara matang. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan draf usulan dari masing-masing kelurahan.
“Persiapan teknis, waktu, dan lokasi pelaksanaan sudah kami siapkan dengan matang, termasuk draf usulan pembangunan dari setiap kelurahan,” ujarnya.
Zainudin menambahkan, melalui rapat teknis tersebut, Pemerintah Kecamatan Moti optimistis pelaksanaan Musrenbang kecamatan dapat berjalan tertib dan efektif, serta menghasilkan usulan pembangunan yang berkualitas.
“Usulan tersebut diharapkan selaras dengan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui Musrenbang tingkat kelurahan, sekaligus sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan riil masyarakat,” tutup Zainudin.




Tinggalkan Balasan