Air Mati Sejak Pagi, Warga Tobengan Keluhkan Kinerja Dirut Baru Perumda Ake Gaale Ternate
Senjakota- Warga di lingkungan Tobengan, Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara mengeluhkan terputusnya pasokan air bersih sejak Senin, 18 Mei 2026 pagi. Kondisi ini membuat aktivitas harian warga terganggu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aliran air mulai mati sekitar pukul 07.00 WIT hingga siang hari. Hingga pukul 14.03 WIT, air belum juga mengalir ke rumah-rumah warga.
Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mencuci, hingga mandi dan buang air (MCK). Tidak adanya pemberitahuan resmi dari pihak PDAM juga menambah kekecewaan masyarakat.
“Air mati dari pagi tanpa ada informasi. Kami jadi kesulitan untuk aktivitas sehari-hari,” ujar salah satu warga yang tinggal di belakang SD 55 Kota Ternate.
Kondisi ini memicu kritik terhadap kinerja manajemen PDAM, terutama setelah adanya perombakan di jajaran pimpinan. Warga menilai, pergantian direksi seharusnya diikuti dengan peningkatan pelayanan.
“Kami mempertanyakan kerja Dirut dan Dewas yang baru. Harusnya pelayanan lebih baik, bukan malah seperti ini,” lanjutnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak PDAM Kota Ternate belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab terhentinya pasokan air di wilayah tersebut.
Warga berharap manajemen baru segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi air, agar kejadian serupa tidak terus berulang.


Tinggalkan Balasan