Manajer Meeting Porprov 2026: PSSI Malut Finalisasi Drawing, Regulasi, dan Komitmen Fair Play
Senjakota- PSSI Maluku Utara menggelar manager meeting menjelang cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Majang Ternate, Sabtu, 23 Mei 2026.
Pertemuan ini menjadi forum finalisasi aspek teknis pertandingan, mulai dari pembagian grup hingga penegasan komitmen sportivitas seluruh peserta.
Rapat dihadiri oleh PSSI Maluku Utara, delegasi PSSI kabupaten/kota, kecuali Morotai yang tidak mengirimkan perwakilan serta unsur KONI Provinsi Maluku Utara melalui tim keabsahan atlet dan ofisial.
Turut hadir Komite Wasit PSSI Maluku Utara dan perangkat pertandingan yang akan bertugas selama Porprov berlangsung. Diketahui, PSSI Kepulauan Sula dan Halmahera Tengah tidak ambil bagian dalam Porprov 2026.
Dalam agenda utama, panitia melaksanakan drawing pembagian grup sebagai dasar penyusunan jadwal pertandingan. Selain itu, disampaikan pula penjelasan teknis regulasi pertandingan, termasuk aturan pemain, durasi laga, hingga mekanisme sanksi.
Sekretaris Jenderal PSSI Maluku Utara, Aldhy Ali, menegaskan bahwa manager meeting menjadi tahapan krusial untuk menyamakan pemahaman seluruh peserta.
“Pertemuan ini untuk memastikan semua tim memahami aturan dan keabsahan pemain,” ujar Aldhy.
Ia menambahkan, PSSI Maluku Utara telah menyiapkan perangkat pertandingan untuk mendukung kelancaran laga.
“Ada 17 perangkat pertandingan terdiri dari wasit, asisten wasit , mac com dan penilaian wasit yang ditugaskan di dua venue,” jelasnya.
Aldhy juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama Porprov berlangsung.
“Kami berharap semua tim menjaga fair play dan menghormati keputusan Komdis,” ucapnya.
Verifikasi keabsahan pemain dan ofisial menjadi fokus penting untuk memastikan seluruh peserta memenuhi syarat administrasi dan menghindari sengketa di tengah kompetisi. KONI Provinsi juga memaparkan kesiapan akomodasi dan penginapan bagi kontingen selama pelaksanaan Porprov.
Sebagai penutup, seluruh peserta menandatangani pakta integritas. Komitmen ini menegaskan kesiapan menjaga nilai-nilai fair play serta menerima setiap keputusan Komite Disiplin (Komdis) apabila terjadi pelanggaran.
Berdasarkan hasil drawing, pertandingan dibagi dalam dua grup. Grup A terdiri dari Halmahera Utara, Kota Ternate, Halmahera Selatan dan Halmahera Timur akan berlangsung di Lapangan Pitu, Tobelo.
Sementara Grup B terdiri dari Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Pulau Taliabu dan Morotai digelar di Lapangan Togawa, Galela.
Manager meeting ini diharapkan menjadi fondasi penyelenggaraan kompetisi yang tertib, kompetitif, dan menjunjung tinggi sportivitas pada Porprov Maluku Utara 2026.


Tinggalkan Balasan