Jalan Lingkar Moti dan Jembatan Laut Tanjung Pura Jadi Usulan Prioritas Musrenbang Kecamatan
Senjakota- Peningkatan Jalan Lingkar Moti dan pembangunan Jembatan Laut Tanjung Pura menjadi usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Moti. Forum tersebut digelar sebagai bagian dari penyusunan rencana pembangunan daerah.
Musrenbang Kecamatan Moti dibuka oleh Camat Moti Ahmad Yasin dan dihadiri perangkat kecamatan, Kapolsek Moti, para lurah se-Kecamatan Moti, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan PKK Kecamatan Moti, serta delegasi dari masing-masing kelurahan.
Dalam arahannya, Ahmad Yasin menjelaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah antar-pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program serta kegiatan prioritas yang berasal dari usulan kelurahan. Usulan tersebut selanjutnya akan diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kota Ternate.
“Hasil Musrenbang kecamatan ini akan menjadi bahan penyusunan rancangan akhir pada Musrenbang tingkat kota dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),” ujar Ahmad Yasin.
Ia juga mengimbau pemerintah kelurahan agar mencermati kembali seluruh catatan usulan yang telah disampaikan pada Musrenbang tingkat kelurahan, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan lain yang bersifat mendesak.
Lebih lanjut, Ahmad Yasin menekankan agar perumusan usulan pada masing-masing kelompok memperhatikan sektor pelayanan dasar, seperti pendidikan, pekerjaan umum, sosial, pertanian, perkebunan, serta sektor strategis lainnya.
Selain itu, pada tahun berjalan Pemerintah Kota Ternate telah menganggarkan sejumlah kegiatan strategis di Kecamatan Moti, di antaranya pembangunan talud penahan ombak dan talud penahan tanah.
Musrenbang Kecamatan Moti mengusung tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2027: Penguatan City Branding Ternate Kota Rempah dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Strategis Berbasis Kepulauan melalui Peningkatan Daya Saing Industri Kreatif, UMKM, serta Kapasitas Penyandang Disabilitas.
Tema tersebut, menurut Ahmad Yasin, menjadi penguatan dalam masa transisi perencanaan dari tahun 2026 menuju tahun perencanaan berikutnya, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, dan penguatan perekonomian masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Moti sekaligus Ketua Panitia Musrenbang, Zainudin Nasir menyampaikan terdapat tiga isu pembangunan strategis yang disepakati sebagai usulan prioritas Kecamatan Moti untuk tahun 2027.
“Ketiga isu prioritas itu meliputi peningkatan Jalan Lingkar Moti, pembangunan Jembatan Tanjung Pura, serta pembangunan talud penahan ombak dan tanah,” kata Zainudin.
Selain usulan strategis tersebut, Musrenbang Kecamatan Moti juga menghasilkan sejumlah usulan lain yang dinilai mendesak, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, serta pengembangan kelompok-kelompok usaha masyarakat di Kecamatan Moti.


Tinggalkan Balasan